Logo 22Bet Indonesia ID

Kebijakan AML 22Bet Indonesia

Cara pemeriksaan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme dijalankan: verifikasi identitas, pemantauan transaksi, kontrol penarikan, dan pembatasan akun.

Kebijakan Pencegahan Pencucian Uang

Versi berlaku sejak 31 Agustus 2026. Menggantikan semua edisi sebelumnya.

Halaman ini menjelaskan kebijakan anti pencucian uang (AML) dan pencegahan pendanaan terorisme (CTF) yang dijalankan 22Bet, yaitu operator yang dirujuk portal ini. 22Bet menerapkan pemeriksaan AML dan CTF, pencegahan penipuan, verifikasi identitas, pemantauan transaksi, dan prosedur berbasis risiko untuk melindungi platform dari aktivitas keuangan ilegal atau mencurigakan.

Kebijakan ini berlaku bagi semua pemain dan semua transaksi, tanpa kecuali berdasarkan usia akun, volume permainan, atau tingkat loyalitas. Operator dapat melakukan pemeriksaan, membatasi akun, menahan penarikan, menolak transaksi, menutup akun, dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada otoritas berwenang apabila diwajibkan oleh hukum.

Indonesia22bet.com adalah portal informasi independen: tidak menyelenggarakan perjudian, tidak mengelola akun pemain, dan tidak memproses pembayaran. Pemeriksaan yang diuraikan dijalankan operator di platformnya sendiri, dan yang selalu menentukan adalah ketentuan yang dipublikasikan di akun permainan.

Tujuan Kebijakan Ini

Tujuannya adalah mencegah platform digunakan untuk memasukkan, memindahkan, atau menyembunyikan uang hasil kejahatan, serta melindungi operator maupun pemain yang jujur dari penipuan dan penyalahgunaan alat pembayaran. Kebijakan ini terutama ditujukan untuk mencegah:

  • pencucian uang dalam semua tahapannya;
  • pendanaan terorisme;
  • penipuan dengan alat pembayaran, termasuk kartu curian dan penyalahgunaan chargeback;
  • pencurian identitas serta penggunaan dokumen milik orang lain, palsu, atau yang diubah;
  • penggunaan alat pembayaran pihak ketiga untuk deposit atau penarikan;
  • pemindahan uang melalui deposit dan penarikan tanpa permainan yang nyata.

Platform adalah layanan hiburan, bukan layanan transfer uang. Deposit yang segera diikuti penarikan tanpa bermain, atau penggunaan akun sebagai jembatan antara dua alat pembayaran, dengan sendirinya sudah merupakan tanda peringatan.

Kerangka Hukum dan Regulasi

22Bet menyatakan beroperasi berdasarkan lisensi internasional Curaçao 8048/JAZ yang diterbitkan untuk TechSolutions Group N.V., dan sebagian kegiatannya dicakup izin Kahnawake. 22Bet menjalankan pemeriksaan AML dan CTF sesuai kewajiban lisensi tersebut, persyaratan penyedia layanan pembayarannya, dan prosedur manajemen risiko internalnya sendiri.

Pendekatannya berbasis risiko: intensitas pemeriksaan dan pemantauan disesuaikan dengan profil akun, alat pembayaran, jumlah dan frekuensi transaksi, serta yurisdiksi tempat akses dilakukan. Penyedia layanan pembayaran dapat menambahkan persyaratan, batasan, atau tenggat sendiri yang menjadi bagian dari kerangka setiap transaksi.

22Bet tidak memiliki lisensi lokal Indonesia: perjudian online di Indonesia tidak dilisensikan, dan akses ke situs judi dapat dibatasi oleh Kominfo/Komdigi. Sebagai acuan prinsip, Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dengan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) sebagai lembaga intelijen keuangannya; prosedur KYC dan AML 22Bet sendiri dijalankan menurut ketentuan lisensi Curaçao 8048/JAZ, dan kebijakan ini tidak menggantikan peraturan Indonesia yang berlaku bagi setiap pemain.

Ruang Lingkup Kebijakan

Pemeriksaan mencakup semua tahap hubungan dengan pemain:

  • registrasi dan pembukaan akun;
  • verifikasi identitas dan usia;
  • deposit dalam mata uang apa pun dan melalui alat apa pun;
  • penarikan dan kontrol pendahuluannya;
  • bonus, putaran gratis, dan hadiah program loyalitas;
  • penambahan, penggantian, dan kepemilikan alat pembayaran;
  • akun dengan aktivitas tinggi dan akun VIP;
  • akun tidak aktif dan akun dalam verifikasi;
  • transaksi mata uang kripto;
  • aktivitas yang ditandai mencurigakan;
  • upaya akses dari yurisdiksi yang dibatasi.

Verifikasi Identitas (KYC)

Kapan KYC Diminta

Verifikasi dapat diminta pada tahap mana pun dalam hubungan dengan pelanggan, termasuk sebelum deposit, sebelum penarikan, selama pemeriksaan akun, atau setelah aktivitas mencurigakan terdeteksi. Momen yang umum:

  • saat registrasi, ketika data yang diberikan perlu dikonfirmasi;
  • sebelum penarikan pertama disetujui;
  • setelah batas akumulasi tertentu pada deposit atau penarikan terlampaui;
  • saat ada aktivitas tidak biasa yang tidak sesuai profil yang dinyatakan;
  • saat menambahkan atau mengganti alat pembayaran;
  • ketika data akun tidak cocok dengan dokumen atau alat pembayaran;
  • saat mengaktifkan bonus dan memeriksa pemenuhan syaratnya;
  • pada akun dengan aktivitas tinggi atau status VIP;
  • secara berkala atau saat peninjauan acak portofolio pelanggan.

Dokumen yang Dapat Diminta Operator

Tergantung kasusnya, operator dapat meminta:

  • KTP atau paspor (SIM dapat diterima sebagai identitas berfoto);
  • bukti alamat, misalnya tagihan utilitas atau rekening koran terbaru;
  • bukti kepemilikan alat pembayaran: foto kartu dengan sebagian nomor ditutup, tangkapan layar dompet elektronik, atau surat keterangan bank;
  • swafoto dengan dokumen, pemeriksaan kehadiran langsung (liveness), atau verifikasi melalui panggilan video;
  • bukti sumber dana dan sumber kekayaan.

Dokumen harus masih berlaku, terbaca, benar, tanpa perubahan, dan diterbitkan atas nama pemilik akun. Penyerahan dokumen palsu, curian, yang diubah, atau milik orang lain berujung pada pembatasan atau penutupan akun dan dapat dilaporkan kepada otoritas berwenang.

Verifikasi Usia

Usia minimum untuk registrasi dan bermain adalah 18 tahun. Orang di bawah batas ini tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun — baik dengan persetujuan orang dewasa maupun melalui akun pihak ketiga.

Operator dapat sewaktu-waktu meminta dokumen untuk mengonfirmasi usia dan dapat menangguhkan akses selama verifikasi. Pernyataan usia yang tidak benar melanggar ketentuan penggunaan: akun dapat ditutup, dan saldo di dalamnya diputuskan sesuai ketentuan serta persyaratan verifikasi.

Sumber Dana dan Sumber Kekayaan

Keduanya adalah konsep yang berbeda. Sumber dana adalah asal uang tertentu yang didepositkan: gaji, pendapatan usaha, tabungan, penjualan properti, keuntungan investasi, atau warisan. Sumber kekayaan menggambarkan bagaimana kekayaan pemain terbentuk dari waktu ke waktu. Operator dapat meminta bukti apabila terdapat:

  • deposit bernilai tinggi atau akumulasi volume yang besar;
  • volume permainan tinggi dibandingkan profil yang dinyatakan;
  • aktivitas pada tingkat VIP;
  • pola transaksi yang tidak biasa atau sulit dijelaskan;
  • pertentangan antara profil pemain dan transaksinya;
  • keterkaitan dengan yurisdiksi berisiko tinggi;
  • status orang yang terekspos secara politik.

Jika pemain tidak menyerahkan bukti yang memadai, operator dapat membatasi deposit, menahan penarikan, menghentikan permainan, atau menutup akun.

Persyaratan Alat Pembayaran

Aturan pembayarannya ketat:

  • pemain hanya boleh menggunakan alat pembayaran atas namanya sendiri;
  • kartu, rekening bank, dompet elektronik, dan dompet kripto milik orang lain dilarang;
  • nama pada alat pembayaran harus cocok dengan pemilik akun yang terdaftar;
  • penarikan pada prinsipnya diproses melalui alat yang sama dengan yang dipakai untuk deposit;
  • operator dapat meminta bukti kepemilikan sebelum menyetujui transaksi.

Alat pembayaran pihak ketiga tidak diizinkan kecuali disetujui secara tegas oleh operator. Deposit yang berasal dari instrumen pembayaran orang lain dapat ditolak, dikembalikan, atau ditahan sampai asal-usulnya dijelaskan.

Pemantauan Transaksi

Transaksi dan perilaku akun dipantau dengan aturan otomatis dan peninjauan manual. Tanda yang memicu peringatan antara lain:

  • frekuensi dan nilai deposit;
  • frekuensi dan nilai penarikan;
  • volume permainan minimal antara deposit dan permintaan penarikan;
  • deposit yang langsung diikuti penarikan;
  • penggunaan beberapa alat pembayaran dalam waktu singkat;
  • pergantian alamat IP atau perangkat yang sering;
  • pertentangan antara lokasi yang dinyatakan dan tempat login ke akun;
  • akun yang terhubung melalui data, perangkat, atau alat pembayaran;
  • penggunaan bonus yang menyimpang dari perilaku biasa;
  • riwayat chargeback.

Perilaku yang Dilarang

Perilaku berikut dilarang dan dapat berujung pada pembatalan transaksi, pembatalan kemenangan, penutupan akun, dan dalam kasus yang beralasan, pemberitahuan kepada otoritas berwenang:

  • penggunaan platform sebagai sarana transfer uang antarorang atau antaralat pembayaran;
  • melakukan deposit tanpa niat bermain yang sebenarnya;
  • permintaan penarikan setelah volume permainan minimal atau tanpa bermain sama sekali;
  • penggunaan alat pembayaran pihak ketiga;
  • penggunaan kartu dan akun curian atau yang telah dibobol;
  • penyerahan dokumen palsu, yang diubah, atau milik orang lain;
  • pembukaan akun atas nama sendiri untuk kepentingan pihak ketiga;
  • kepemilikan beberapa akun secara paralel;
  • menghindari atau sengaja menunda verifikasi;
  • upaya menghindari pemeriksaan sanksi;
  • menyembunyikan lokasi sebenarnya dengan VPN, server proxy, atau alat lain saat mengakses dari yurisdiksi yang dibatasi;
  • penyalahgunaan bonus dan promosi;
  • mengajukan chargeback tanpa dasar;
  • aktivitas ilegal lain menurut hukum yang berlaku.

Uji Tuntas Lanjut terhadap Pelanggan

Uji tuntas lanjut diterapkan pada transaksi bernilai tinggi, aktivitas VIP, pola yang tidak biasa, keterkaitan dengan yurisdiksi berisiko tinggi, status orang yang terekspos secara politik, paparan sanksi, dokumen yang saling bertentangan, penggunaan beberapa alat pembayaran secara paralel, atau penolakan menyerahkan dokumen.

Prosesnya dapat mencakup verifikasi tambahan atas identitas dan alamat, rekening koran, bukti sumber dana dan kekayaan, verifikasi melalui panggilan video, pemeriksaan kepatuhan manual, dan pemeriksaan tambahan dari penyedia layanan pembayaran.

Orang yang Terekspos secara Politik

Orang yang terekspos secara politik (PEP) adalah orang yang memegang atau pernah memegang jabatan publik penting. Anggota keluarga dekat dan orang yang berhubungan erat dengannya juga dapat memiliki akun dengan risiko lebih tinggi.

Status ini sendiri tidak berarti larangan layanan, tetapi memicu uji tuntas lanjut dengan penelusuran sumber dana dan pemantauan hubungan secara terus-menerus. Jika risiko yang timbul tidak dapat diterima, operator dapat menolak pembukaan akun atau mengakhiri hubungan.

Sanksi dan Yurisdiksi yang Dibatasi

Operator dapat mencocokkan data pemain dengan daftar sanksi saat pembukaan akun dan secara terus-menerus selama hubungan berlangsung. Pemain yang berdomisili atau memiliki keterkaitan dengan negara yang dibatasi tidak diterima.

Negara yang dibatasi tercantum dalam syarat dan ketentuan umum operator dan dapat diperbarui sewaktu-waktu. Upaya menghindari pembatasan geografis dengan VPN, server proxy, atau cara lain dilarang dan dapat berujung pada pemblokiran akun serta pembatalan kemenangan yang diperoleh dengan cara itu.

Yurisdiksi Berisiko Tinggi

Pemain yang terkait dengan yurisdiksi yang digolongkan berisiko tinggi dapat menjalani pemeriksaan tambahan sebelum bertransaksi. Penggolongan bergantung pada profil risiko AML masing-masing negara, alat pembayaran yang digunakan, atau faktor yang berkaitan dengan sanksi. Bergantung pada hasilnya, operator dapat menolak registrasi, membatasi deposit, menahan penarikan, atau menolak layanan.

Aktivitas Mencurigakan

Yang terutama dianggap sebagai indikator aktivitas mencurigakan:

  • deposit yang langsung diikuti penarikan;
  • volume permainan minimal atau tidak ada di antara kedua transaksi itu;
  • data akun yang tidak konsisten atau saling bertentangan;
  • penggunaan alat pembayaran milik pihak ketiga;
  • beberapa akun yang saling terhubung;
  • penggunaan alamat IP atau perangkat yang sama dari akun berbeda;
  • ketidaksesuaian antara dokumen yang dikirim dan data yang didaftarkan;
  • penolakan menyelesaikan verifikasi;
  • pola chargeback yang berulang;
  • penggunaan bonus yang tidak lazim atau terkoordinasi;
  • login ke akun dari lokasi yang dibatasi.

Dengan indikator seperti itu, operator dapat menangguhkan akun, menahan penarikan, membatalkan transaksi, meminta dokumen tambahan, menutup akun, dan melaporkan aktivitas tersebut apabila diwajibkan oleh hukum.

Pembatasan Akun

Tindakan berbeda-beda menurut beratnya risiko yang ditemukan:

  • pemblokiran deposit baru;
  • penahanan penarikan yang sedang berjalan;
  • pengecualian dari bonus dan promosi;
  • penghentian permainan dengan uang sungguhan;
  • pembekuan akses ke akun;
  • penutupan akun secara permanen.

Pembatasan dapat tetap berlaku sampai peninjauan kepatuhan selesai dan sampai pemain mengirimkan data yang diminta.

Kontrol Penarikan

Setiap permintaan penarikan dapat melewati pemeriksaan sebelum diproses. Verifikasi identitas dapat diwajibkan sebelum penarikan pertama, dan kepemilikan alat pembayaran harus dikonfirmasi. Penarikan dapat ditahan selama pemeriksaan AML, saat pengecekan syarat bonus yang aktif, atau saat klarifikasi ketidaksesuaian dokumen, dan operator dapat sewaktu-waktu meminta dokumen tambahan.

Waktu pengiriman dana bergantung pada alat yang dipilih dan persetujuan sebelumnya; kebijakan ini tidak menjamin waktu pemrosesan.

Transaksi Mata Uang Kripto

22Bet menerima transaksi mata uang kripto, dan transaksi ini pun tunduk pada pemeriksaan AML. Kepemilikan dompet dapat diverifikasi, dan operator dapat menggunakan analisis blockchain untuk menilai asal dana yang diterima.

Transaksi yang terkait dengan mixer, layanan anonimisasi, pasar dark web, dompet yang terkena sanksi, atau dana hasil penipuan maupun curian dapat ditolak. Penggunaan mata uang kripto tidak memberikan anonimitas terhadap kewajiban verifikasi. Ditambah satu ketentuan operasional platform: deposit dalam mata uang kripto dapat mengecualikan bonus kasino.

Penyalahgunaan Bonus dan Risiko AML

Penyalahgunaan promosi bukan sekadar pelanggaran ketentuan: ia dapat menjadi tanda penipuan atau risiko AML, terutama bila terjadi secara terkoordinasi. Termasuk di dalamnya:

  • pembukaan beberapa akun oleh satu orang;
  • aktivitas terkoordinasi antar akun yang berbeda;
  • taruhan berisiko minimal yang hanya untuk memenuhi syarat wagering;
  • penggunaan identitas palsu atau curian;
  • alat pembayaran pihak ketiga;
  • upaya mengubah saldo bonus menjadi uang yang dapat ditarik tanpa permainan nyata;
  • penggunaan beberapa perangkat atau alamat IP untuk menggandakan akses ke penawaran yang sama.

Bila perilaku seperti itu ditemukan, operator dapat mencabut bonus, membatalkan kemenangan, membatasi akun, atau menutupnya.

Penyimpanan Catatan

Untuk membuktikan pemenuhan kewajibannya, operator dapat menyimpan dokumen verifikasi yang dikirim, riwayat transaksi, data alat pembayaran, log aktivitas akun, komunikasi dengan dukungan, catatan alamat IP dan perangkat, serta catatan kepatuhan internal. Jangka waktunya bergantung pada rezim hukum, ketentuan lisensi, persyaratan penyedia layanan pembayaran, dan kebutuhan operasional yang beralasan, dan dapat berlanjut setelah akun ditutup.

Perlindungan Data dan Privasi

Data pribadi yang dikumpulkan dalam kerangka kebijakan ini diproses sesuai kebijakan privasi yang berlaku dan digunakan untuk verifikasi identitas, pencegahan pencucian uang dan penipuan, keamanan pembayaran, serta pemenuhan kewajiban hukum.

Akses hanya dimiliki orang yang membutuhkannya untuk menjalankan tugasnya. Data dapat diteruskan kepada penyedia layanan verifikasi dan pembayaran, otoritas regulasi, auditor, dan otoritas berwenang apabila terdapat dasar hukumnya. Cara portal ini memproses data diuraikan dalam kebijakan privasi.

Pelaporan Aktivitas Mencurigakan

Apabila diwajibkan oleh hukum, operator melaporkan aktivitas mencurigakan kepada otoritas berwenang di yurisdiksinya, tanpa persetujuan pemain. Operator dapat dilarang oleh hukum untuk memberi tahu pemain tentang laporan tersebut atau tentang rincian penyelidikan internal; karena itu peninjauan kepatuhan tidak selalu disertai penjelasan terperinci.

Kewajiban Pemain

  • memberikan data yang benar, lengkap, dan dapat diverifikasi saat registrasi;
  • hanya menggunakan dokumen milik sendiri yang masih berlaku;
  • membayar hanya melalui alat pembayaran atas nama sendiri;
  • menjaga data akun tetap mutakhir;
  • menanggapi permintaan verifikasi dalam tenggat yang ditentukan;
  • mematuhi syarat dan ketentuan umum operator;
  • tidak menggunakan platform sebagai saluran transfer uang;
  • tidak melakukan penipuan dan tidak terlibat dalam penipuan apa pun;
  • tidak menghindari verifikasi identitas, pemeriksaan AML dan sanksi, maupun pembatasan geografis.

Kewajiban Operator

  • menjalankan verifikasi identitas yang sebanding dengan risiko;
  • memantau transaksi dan perilaku akun;
  • menyelidiki aktivitas mencurigakan yang ditemukan;
  • memelihara prosedur AML yang terdokumentasi dan mutakhir;
  • melatih staf yang bertanggung jawab atas kepatuhan;
  • melindungi catatan kepatuhan dari akses tidak sah;
  • bekerja sama dengan penyedia layanan pembayaran dalam pemeriksaan mereka;
  • melaporkan aktivitas mencurigakan apabila diwajibkan oleh hukum;
  • memperbarui kebijakan ini ketika persyaratan berubah.

Perubahan Kebijakan Ini

Kebijakan dapat diperbarui ketika rezim hukum, ketentuan lisensi, persyaratan penyedia layanan pembayaran, atau prosedur manajemen risiko internal berubah. Perubahan berlaku sejak dipublikasikan, dan pemain diharapkan memeriksa halaman ini secara berkala; yang menentukan adalah edisi yang dipublikasikan di sini dengan tanggal yang tercantum di awal.

Kontak

Pertanyaan tentang verifikasi, pemeriksaan AML, atau kontrol pembayaran ditujukan kepada dukungan operator: melalui live chat yang tertanam di situs dan aplikasi, serta ke alamat email yang tercantum di bagian bantuan akun. Dukungan tersedia dalam puluhan bahasa, meskipun bahasa Indonesia tidak selalu dijamin.

Untuk urusan uang, simpan nomor tiket atau salinan percakapan; dukungan resmi tidak pernah meminta kata sandi, kode akses, maupun frasa pemulihan dompet kripto. Pertanyaan tentang portal informasi ini kirimkan ke privasi@indonesia22bet.com.

Pertanyaan Umum tentang Kebijakan AML

Mengapa saya harus menjalani verifikasi KYC?

Verifikasi mengonfirmasi identitas, usia, alamat, kepemilikan alat pembayaran, dan keabsahan akun. Ini adalah persyaratan yang berasal dari kewajiban lisensi operator di bidang AML dan CTF, bukan sekadar anjuran.

Mengapa penarikan saya tertunda?

Penarikan dapat tetap dalam pemeriksaan karena verifikasi identitas belum selesai, peninjauan kepemilikan alat pembayaran, pengecekan syarat bonus, aktivitas yang tidak biasa, atau pemeriksaan AML yang masih berjalan. Setelah pemeriksaan selesai, permintaan diproses lebih lanjut.

Bolehkah saya menggunakan kartu, dompet, atau rekening bank orang lain?

Tidak. Alat pembayaran pihak ketiga tidak diizinkan kecuali disetujui secara tegas oleh operator. Nama pada alat pembayaran harus cocok dengan pemilik akun.

Apa yang terjadi jika saya menolak verifikasi?

Operator dapat membatasi akun, menahan penarikan, membatalkan transaksi, menolak layanan, atau menutup akun. Pembatasan dapat tetap berlaku sampai peninjauan kepatuhan selesai.

Bisakah kasino menutup akun saya karena alasan AML?

Ya. Jika risiko pencucian uang, penipuan, sanksi, atau risiko yang berkaitan dengan dokumen membuat kelanjutan hubungan tidak dapat diterima, operator dapat menutup akun sesuai ketentuannya dan kewajiban lisensinya.

Apakah data pribadi saya terlindungi?

Data diproses sesuai kebijakan privasi yang berlaku dan digunakan untuk verifikasi identitas, pencegahan pencucian uang dan penipuan, keamanan pembayaran, serta pemenuhan kewajiban hukum. Akses hanya dimiliki orang dan penyedia layanan yang membutuhkannya.

Teks ini bersifat informatif, menguraikan pemeriksaan yang dijalankan operator, dan bukan merupakan nasihat hukum maupun pengganti ketentuan yang dipublikasikan di akun permainan.